<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>andriepasca.wordpress.com</title>
	<atom:link href="http://andriepasca.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://andriepasca.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 03 Dec 2011 07:17:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='andriepasca.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>andriepasca.wordpress.com</title>
		<link>http://andriepasca.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://andriepasca.wordpress.com/osd.xml" title="andriepasca.wordpress.com" />
	<atom:link rel='hub' href='http://andriepasca.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Perbedaan Antara Fasik dengan Munafik</title>
		<link>http://andriepasca.wordpress.com/2010/12/30/perbedaan-antara-fasik-dengan-munafik/</link>
		<comments>http://andriepasca.wordpress.com/2010/12/30/perbedaan-antara-fasik-dengan-munafik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Dec 2010 12:54:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andriepasca</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriepasca.wordpress.com/?p=147</guid>
		<description><![CDATA[Fasik (al-fisq) berasal dari akar kata fasaqa-yafsiqu/yafsuqu-fisqan-fusûqan. Secara etimologis (bahasa), dalam ungkapan orang Arab, fasik (al-fisq) maknanya adalah keluar dari sesuatu (al-khurûj ‘an asy-syay’i) (al-Qurtubhi, Tafsîr al-Qurthubi, 1/246.), atau keluar (baca: menyimpang) dari perintah (al-khurûj ‘an al-amr). Dikatakan, misalnya, “Fasaqat ar-ruthbah (Kurma keluar),”— jika ia keluar dari kulitnya.” Dikatakan pula, misalnya, “Fasaqa Fulan mâlahu (Si [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriepasca.wordpress.com&amp;blog=4299558&amp;post=147&amp;subd=andriepasca&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Fasik (<em>al-fisq</em>) berasal dari akar kata <em>fasaqa-yafsiqu/yafsuqu-fisqan-fusûqan</em>. Secara etimologis (bahasa), dalam ungkapan orang Arab, fasik (<em>al-fisq</em>) maknanya adalah keluar dari sesuatu (<em>al-khurûj ‘an asy-syay’i</em>) (al-Qurtubhi, <em>Tafsîr al-Qurthubi</em>, 1/246.), atau keluar (baca: menyimpang) dari perintah (<em>al-khurûj ‘an al-amr</em>). Dikatakan, misalnya, “<em>Fasaqat ar-ruthbah </em>(Kurma keluar),”— jika ia keluar dari kulitnya.” Dikatakan pula, misalnya, “<em>Fasaqa Fulan mâlahu</em> (Si Fulan mengeluarkan hartanya),”—jika ia menghabiskan atau membelanjakannya (ibnu Manzhur, <em>Lisân al-‘Arab</em>, 10/38).<span id="more-147"></span></p>
<p>Walhasil, secara etimologis (bahasa), fasik (<em>al-fisq</em>) maknanya adalah keluar (<em>al-khurûj</em>).</p>
<p>Sementara itu, secara terminologis  (istilah), menurut al-Jurjani, orang fasik adalah orang yang   menyaksikan tetapi tidak meyakini dan melaksanakan (al-Jurjani, <em>At-Ta’rîfât</em>. I/211). Sedangkan al-Manzhur lebih lanjut menjelaskan bahwa fasik (<em>al-fisq</em>)  bermakna maksiat, meninggalkan perintah Allah, dan menyimpang dari  jalan yang benar. Fasik juga berarti menyimpang dari agama dan cenderung  pada kemaksiatan; sebagaimana iblis melanggar (<em>fasaqa</em>) perintah Allah, yakni menyimpang dari ketaatan kepada-Nya. Allah Swt. berfirman:</p>
<h3>فَفَسَقَ عَنْ أَمْرِ رَبِّهِ</h3>
<p><em>Mereka kemudian berbuat fasik terhadap perintah Tuhannya.</em> <strong>(QS al-Kahfi [18]: 50).</strong></p>
<p>Dalam ayat di atas, frasa <em>berbuat fasik terhadap perintah Tuhannya</em> artinya keluar dari ketaatan kepada-Nya.</p>
<p>Fasik juga berarti keluar dari kebenaran (<em>al-khurûj ‘an al-haqq</em>). Karena itu, fasik kadang-kadang berarti syirik dan kadang-kadang berarti berbuat dosa. Seseorang dikatakan fasik (<em>fâsiq/fasîq</em>)  jika ia sering melanggar aturan/perintah. Fasik juga berarti keluar  dari sikap istiqamah dan bermaksiat kepada Tuhan. Karena itu, seseorang  yang gemar berbuat bermaksiat (<em>al-‘âshî</em>) disebut orang fasik (ibnu Manzhur, <em>Lisân al-‘Arab</em>, 10/38).</p>
<p>Sedang munafik adalah sebutan untuk orang yang melakukan perbuatan <em>Nifâq.</em> <em>Nifâq </em> diambil dari <em>nâfiqâ’ </em>bukan <em>nafaq.  Nâfiqâ’</em> adalah salah satu ruang <em>yarbû’</em> (Jerboa-<em>Ing</em>) yaitu binatang sejenis tupai yang sebagian ruangannya ditutupi dan sebagian ruang yang lain dibuka (Ibn Manzhur, <em>Lisân al-‘Arab</em>, X/358).  Dengan demikian, secara etimologis, <em>nifâq</em> dapat diartikan sebagai <em>membuka satu sisi dan menutup sisi yang lainnya</em>.  Konotasi inilah yang populer di kalangan orang Arab sampai datangnya Islam.</p>
<p>Al-Quran kemudian memberikan konotasi  lain pada kata tersebut, yaitu menampakkan wajah yang berbeda anatara di  dalam dan di luar Islam, atau di hadapan kaum Muslim menampakkan sikap  yang sependirian dengan mereka, tetapi di hadapan kaum lain menampakkan  sikap yang sependirian dengan kaum tersebut. Inilah sikap <em>nifâq.</em> Karakter demikian menjadi karakter dasar orang munafik (<em>munâfiq</em>).  Allah Swt. menunjukkan sikap dasar munafik tersebut dalam firman-Nya:</p>
<p dir="rtl"><strong>وَإِذَا لَقُوا  الَّذِينَ ءَامَنُوا قَالُوا ءَامَنَّا وَإِذَا خَلَوْا إِلَى  شَيَاطِينِهِمْ قَالُوا إِنَّا مَعَكُمْ إِنَّمَا نَحْنُ مُسْتَهْزِئُونَ</strong></p>
<p><em>Jika mereka berjumpa dengan  orang-orang yang beriman, mereka mengatakan, “Kami telah beriman.”  Sebaliknya, jika mereka kembali kepada setan-setan mereka, mereka  mengatakan, “Sesungguhnya kami sependirian  dengan kalian. Kami hanyalah  berolok-olok.”</em> (<strong>QS al-Baqarah [2]: 14</strong>).</p>
<p>Ibn Manzhur menyatakan bahwa sebutan <em>munafik</em> dengan pengertian tersebut merupakan pengertian khusus yang belum  dikenal oleh orang Arab sebelumnya, yaitu orang yang pada lahiriahnya  menampakkan keimanan padahal dalam batinnya menyembunyikan kekufuran (<em>Ibid</em>, X/359). Dengan demikian, <em>nifâq</em> adalah sikap menampakkan sesuatu secara lahiriah yang berbeda dengan apa yang ada di dalam batin (hati) (An-Nawawi, <em>Syarh Shahîh  Muslim</em>,  II/47). Al- Jurjani menilai orang munafik adalah orang yang bersaksi  atau menyatakan diri sebagai orang beriman dan melaksanakan perintah dan  larangan Allah, tetapi ia tidak meyakininya (Al-Jurjani, <em>at-Ta‘rifât</em>, I/60).</p>
<p>Dari penjelasan di atas kita dapat  memahami bahwa fasik dan munafik keduanya merupakan kemaksyiatan kepada  Allah. Kemaksyiatan dapat berupa kemaksyiatan yang besar yaitu kekafiran  (keluar dari aqidah Islam) atau berupa perbuatan dosa saja (tidak  keluar dari aqidah). Munafik dan kafir keduanya adalah orang-orang  fasik. Mereka semuanya adalah orang-orang yang keluar/menyimpang dari  ketaatan kepada Allah dan tidak mengikuti perintah-Nya. Fasik memiliki  pengertian yang lebih umum dan melingkupi pengertian kafir dan munafik,  yaitu sebagai orang yang keluar dari perintah Allah.</p>
<p>Perbuatan fasik secara umum lebih mudah  untuk diketahui, karena ia dapat dinilai dari penampakkan aktivitas yang  bertentangan dengan hukum-hukum Islam. Sedangkan secara khusus  perbuatan Munafik sulit untuk diidentifikasi, karena ia merupakan  perbuatan batin. Namun, kita dapat melihat tanda-tanda orang munafik  antara lain sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Berdusta dan menipu kepada Allah (lihat QS an-Nisa’ [4]: 142 dan QS. at-Taubah [9]: 75-76)</li>
<li>Suka Mengejek Agama Allah, Rasul-Nya, dan Al-Qur’an (kitab-kitab Allah) (lihat QS an-Nisa’ [4]: 142 dan QS at-Taubah [9]: 74)</li>
<li>Membenci Rasulullah SAW (lihat QS at-Taubah [9]: 74 dan HR. Muslim : “<em>Tidaklah </em> <em>seseorang mencintaiku kecuali ia seorang Mukmin dan tidaklah seseorang membenciku kecuali ia seorang munafik”)</em></li>
<li>Tidak percaya dengan janji Allah dan Rasul-Nya (lihat QS. al-Ahzab [33]:12).</li>
<li>Beribadah bukan karena Allah tetapi untuk riya dan mendapat pujian (lihat QS an-Nisa’ [4]: 12).</li>
<li>Tidak mau melaksanakan perintah Allah dan Rasul-Nya dengan  memberikan alasan-alasan bahkan kalau perlu mereka akan bersumpah (lihat  QS al-Ahzab [33]:13).</li>
<li>Menghalangi manusia untuk melaksanakan perintah Allah (lihat QS an-Nisa’ [4]: 61; al-Munafiqun [63]: 2).</li>
<li>Menyerukan kemungkaran dan melarang atau mencegah kemakrufan (lihat QS at-Taubah [9]: 65).</li>
<li>Merasa senang jika berhasil menyesatkan orang lain dan jika dipuji  orang atas perbuatan baik yang sebenarnya tidak mereka lakukan (lihat QS  Ali ‘Imran [3]: 188).</li>
<li>Menjadikan orang-orang kafir sebagai kawan kepercayaan, mereka tidak  segan-segan untuk mengorbankan umat dan menggadaikan kemuliaan umat  untuk mendapatkan kemuliaan semu dari orang-orang kafir (lihat QS  an-Nisa’ [4]: 138-139)</li>
</ol>
<p>Perbuatan munafik sangat berbahaya bagi  kaum muslim, karena ia sperti musuh di dalam selimut. Kita memohon  kepada Allah agar dijauhkkan dari sifat kemunafikan dan dari kerusakan  yang timbul dari perilaku orang-orang munafik dan fasik.</p>
<p>sumber: www.onlymusafir.wordpress.com/2009/06/21/ciri-ciri-fasik-dan-munafik/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andriepasca.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andriepasca.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andriepasca.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andriepasca.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andriepasca.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andriepasca.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andriepasca.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andriepasca.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andriepasca.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andriepasca.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andriepasca.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andriepasca.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andriepasca.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andriepasca.wordpress.com/147/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriepasca.wordpress.com&amp;blog=4299558&amp;post=147&amp;subd=andriepasca&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriepasca.wordpress.com/2010/12/30/perbedaan-antara-fasik-dengan-munafik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec9b664cdddffead1abd1c20b962be53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andriepasca</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>When I Became the 12th Indonesian National Team Soccer Player</title>
		<link>http://andriepasca.wordpress.com/2010/12/09/when-i-became-the-12th-indonesian-soccer-player/</link>
		<comments>http://andriepasca.wordpress.com/2010/12/09/when-i-became-the-12th-indonesian-soccer-player/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Dec 2010 21:25:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andriepasca</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengalaman & Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriepasca.wordpress.com/?p=119</guid>
		<description><![CDATA[Hello, today i am in the mood writing in english. So, let me tell you some story when i was going to Jakarta 7th December 2010. Before i start, i can assure you, this story will be different with my other one, because this  is not only about my first experience but also this is [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriepasca.wordpress.com&amp;blog=4299558&amp;post=119&amp;subd=andriepasca&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hello, today i am in the mood writing in english. So, let me tell you some story when i was going to Jakarta 7th December 2010. Before i start, i can assure you, this story will be different with my other one, because this  is not only about my first experience but also this is my first time i write a post in english.. =p</p>
<p>7th December 2010, when all muslim people in around the globe had a new Hijriyah year celebration (1st Muharram 1432 H), i and my friends who were formed in a family, GTX laboratory&#8217;s assistant, went to the wedding reception of the one of our GTX family part in Jakarta. Do you know when i left Bandung? Haha please don&#8217;t be surprised, 4.30 am!!! But if we can realize, travel at dawn is a really good idea as we know that Jakarta is indonesian city which very prone of traffic jams. Then, our travel was very smooth, no traffic jam. Applause to Mr. wang_try who had that idea&#8230; Good job, man.. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>2 hours later, we arrived at the place (Tanah Abang, Jakarta). Actually, wedding reception would be started at 11.00 am as the schedule. You certainly know what it&#8217;s like waiting from 6.30 am until 11.00 am. But in this story, i won&#8217;t tell too much detail about the wedding reception. The one that i want to tell you is the story when i became the 12th Indonesian national team soccer player.<span id="more-119"></span></p>
<p>Wedding reception was ended at 1.00 pm in the afternoon, the new couple will have a good special time after it, hehe.. May Allah bless them. Amin. And then i and my friends wanted to spend the rest of that day with something incredibly new. As we know, Jakarta has so many beautiful urban place to visit (i.e: Monas, Ancol, TMII, etc), you will dissapointed if you set your foot in Jakarta without spending time to go around that city. And then we decided to go to Gelora Senayan where AFF Cup had been held. And that night would be Indonesia VS Thailand match. As the conclusion is we were in the right place, at the right time. So coincidentally!</p>
<p>That day, we arrived at Gelora Senayan at 2.00 pm. Whereas the match would be started at 7.30 pm, the stadium has already crowded by the fans and merchants. At that time we bought ticket directly to the ticket counter. And then 6 tickets had already bought, standard class, top tribune, 5th-8th sector. Each ticket worth Rp 50.000, this would be different if we bought the ticket on ticket pander that could reach about 2 to 3 fold than the normal price.</p>
<p>And then, at the evening after maghrib prayers, we went directly to the stadium. Gelora Senayan suddenly became a red sea, about 90% fans weared red uniform as the colour of Indonesian national team uniform. I could not believe, that is my first time i watched soccer game live from the stadium. The greatest moment i have ever feel is when all of the fans in the stadium sang Indonesian national anthem (Indonesia Raya) together. A powerfull aura of togetherness felt by us. This is our beloved Indonesia, this is soccer that we all loved.</p>
<p>Before kick-off, both of Thailand and Indonesian squad was announced. Indonesian coach, Alfred Riedl, brought youth line-up at the matchday. The female fans shouted with joy while the announcer was saying &#8220;Irfan Bachdim&#8221;. He was one naturalized player of Indonesian national team in addition Christian Gonzales, Kim Kurniawan, Alessandro Trabucco, etc. Kick-Off started at 8.00 pm together with cheering spectators. From 1st minute, Thailand team dominating the ball possesion towards Indonesian national team. You can guess, we felt bored because there was no goal until the end of the 1st half and our team we support wasn&#8217;t played good enough.</p>
<p>15 minutes later, kick-off of the 2nd half started. We supporters felt anxious our team cannot win. And then, what we afraid to happen finally happened. A header from Thailand player gave a score to Thailand team. Not long after that, Irfan Bachdim and Oktovianus Maniani substituted to bench and then Bambang Pamungkas and Arif Suyono took their place. That because Irfan Bachdim wasn&#8217;t played well. Fortunately, the referee pointed the penalty spot when Indonesian player (Christian &#8220;el loco&#8221; Gonzales) was fouled by Thailand player in the penalty area. With composure, Bambang Pamungkas executed penalty kick well. And the score became 1-1. We supporters shouted &#8220;Yo, ayoo, ayo Indooonesia.. kuingiiiin, kita harus menaang!!!&#8221; encourage our team to make more attacking moves. And finally, BP20 became hero again when referee gave penalty kick to Indonesia because when the Indonesian player Arif Suyono made a pop, the Thailand player&#8217;s hand touch the ball. BP executed penalty kick accurately. The score became 2-1 until the end of the game. What a match!! BP is Indonesian hero !!</p>
<p>What an awesome day. I came, i saw, and my favourite team brought the victory. And i wish, Indonesia can win the AFF Cup (Asean Football Federation Cup) this year.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andriepasca.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andriepasca.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andriepasca.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andriepasca.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andriepasca.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andriepasca.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andriepasca.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andriepasca.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andriepasca.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andriepasca.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andriepasca.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andriepasca.wordpress.com/119/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andriepasca.wordpress.com/119/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andriepasca.wordpress.com/119/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriepasca.wordpress.com&amp;blog=4299558&amp;post=119&amp;subd=andriepasca&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriepasca.wordpress.com/2010/12/09/when-i-became-the-12th-indonesian-soccer-player/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec9b664cdddffead1abd1c20b962be53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andriepasca</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memory Exhausted Problem While Uploading Image Using CMS WordPress</title>
		<link>http://andriepasca.wordpress.com/2010/10/05/memory-exhausted-problem-when-upload-image-using-cms-wordpress/</link>
		<comments>http://andriepasca.wordpress.com/2010/10/05/memory-exhausted-problem-when-upload-image-using-cms-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Oct 2010 21:09:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andriepasca</dc:creator>
				<category><![CDATA[Riset dan Ilmu Pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriepasca.wordpress.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[Maaf nih pembaca, kalau udah mulai kurang semangat nulis blog. Kali ini saya mau mendokumentasikan akal bulus alias cara ngakalin waktu nemuin problem memory exhausted di wordpress, masalah ini biasanya ditemukan oleh kita-kita yang punya hosting, pake wordpress, dan pake plugin2 tertentu semacam e-commerce. Meskipun sebenernya cara ini tidak terlalu intelek tapi lumayan lah bisa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriepasca.wordpress.com&amp;blog=4299558&amp;post=100&amp;subd=andriepasca&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf nih pembaca, kalau udah mulai kurang semangat nulis blog. Kali ini saya mau mendokumentasikan akal bulus alias cara ngakalin waktu nemuin problem <em>memory exhausted</em> di wordpress, masalah ini biasanya ditemukan oleh kita-kita yang punya hosting, pake wordpress, dan pake plugin2 tertentu semacam e-commerce. Meskipun sebenernya cara ini tidak terlalu intelek tapi lumayan lah bisa menghemat biaya diatas 2 Juta Rupiah, ga percaya? Mari kita baca sama sama..</p>
<p>Awal masalahnya begini, kejadian seperti ini saya temukan waktu saya sedang membangun website toko sepatu saya. Hosting yang saya punya kalo dibilang ya termasuk kelas menengah karena mau dipake buat e-commerce jadi harus kenceng, dapat fasilitas memory execution limit 48 MB, dengan jumlah kapasitas hardisk yang cukup besar 1 GB lebih, padahal saya nggak butuh terlalu banyak, begitu juga dengan SQL dan Bandwidth limitnya, udah lebih dari cukup lah pokoknya.</p>
<p>Nah, masalahnya gini, pas upload foto2 produk ke web, ditengah jalan muncul pesan error seperti ini:</p>
<p><strong>Fatal error: Allowed memory size of 50331648 bytes exhausted (tried to allocate 14592 bytes) in /home/&#8230;&#8230;&#8230;../image_processing.php  on line 12<span id="more-100"></span></strong></p>
<p>Sebenernya waktu di cek di FTP, image udah masuk tapi nggak bisa dimunculkan di web. Ukuran file-nya hampir sekitar 700 KB. Kalau dilihat dari pesan error nya bisa diartikan bahwa proses upload kita sebenarnya butuh memory paling minim sekitar 50 &#8211; 55 MB. Langsung saja saya <em>tracing </em>menuju script penyebab error yang katanya line 12. Ternyata disana ada script yang menunjukkan bahwa limit memory execution = 64 MB. Kalau dinalar secara logika harusnya cukup dong, lha wong limitnya aja 64 MB sedangkan proses kita cuma butuh 50 &#8211; 55 MB pasti ada apa-apanya nih..</p>
<p>Setelah dicek n ricek ternyata fasilitas hosting hanya memberikan limit memory execution 48 MB dan inilah penyebabnya sodara-sodara. Dan dari penyedia hosting sendiri memiliki paket kelas atas yang menyediakan limit memory 64 MB plus beberapa tambahan bergiga-giga kapasitas hardisk lagi. Anda tahu berapa harganya? hampir 3 Juta-an per tahun.. padahal sekarang ongkos per tahun hosting ane 500rb. Ga fair donk kalo bayar segitu karena cuma pengen naikin limit memory dari 48 MB ke 64 MB, meskipun ada tambahan bergiga-giga hardisk, SQL, dll, gw ga butuh itu lagi. Yang gw butuh sekarang cuma <strong>limit memory execution !!!</strong></p>
<p>Saya nggak ilang akal, coba saya masukin image yang ukurannya kecil, 1 KB. Dan ternyata NO PROBLEM !!! Sama sekali ga ada masalah dalam proses upload nya. Kemudian, saya upload file asli 700 KB yang pengen dimasukin ke web dan overwrite file 1 KB tadi dengan nama yang sama, tapi dengan syarat upload-nya lewat FTP atau File Manager atau Cpanel atau apalah yang penting ga lewat wordpress-nya. Terus di refresh web kita, DAN&#8230; IT WORKS !!!</p>
<p>Jadi kesimpulannya adalah, upload file kecil sebagai umpan-nya agar wordpress mendetect file tersebut dan menampilkannya di web. Setelah itu, overwrite dengan file asli (ukurannya lebih besar) dengan syarat melalui halaman FTP Manager atau cPanel. Jangan sampai lupa bahwa kedua file tersebut harus mempunyai format yang sama, misal: JPEG dengan JPEG, atau PNG dengan PNG.</p>
<p>___Contoh:___</p>
<p>file umpan: arrow.jpg -&gt; 1KB</p>
<p>file asli: gambar_sepatu.jpg -&gt; 700KB</p>
<p>rename file umpan (arrow.jpg) menjadi gambar_sepatu.jpg. Lalu upload melalui wordpress.</p>
<p>buka halaman cPanel atau FTP Manager, upload dan overwrite file umpan dengan file asli.</p>
<p>____Selesai____</p>
<p>Yah, namanya juga akal bulus, pasti ada bagusnya ada jeleknya. Dan bisa jadi diantara pembaca sekalian ada yang mempunyai trik yang lebih canggih untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan seperti ini.</p>
<p>Semoga Bermanfaat</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andriepasca.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andriepasca.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andriepasca.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andriepasca.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andriepasca.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andriepasca.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andriepasca.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andriepasca.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andriepasca.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andriepasca.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andriepasca.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andriepasca.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andriepasca.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andriepasca.wordpress.com/100/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriepasca.wordpress.com&amp;blog=4299558&amp;post=100&amp;subd=andriepasca&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriepasca.wordpress.com/2010/10/05/memory-exhausted-problem-when-upload-image-using-cms-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec9b664cdddffead1abd1c20b962be53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andriepasca</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Set Opacity and Transparency in a Webpage with HTML or CSS</title>
		<link>http://andriepasca.wordpress.com/2009/11/17/mengatur-opacity-halaman-website-with-html-or-css/</link>
		<comments>http://andriepasca.wordpress.com/2009/11/17/mengatur-opacity-halaman-website-with-html-or-css/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Nov 2009 15:33:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andriepasca</dc:creator>
				<category><![CDATA[Riset dan Ilmu Pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriepasca.wordpress.com/?p=77</guid>
		<description><![CDATA[Lumayan dapat ilmu baru, tentang HTML and CSS. Trik ini gw temuin waktu lagi ngerjain proyek design website dari salah satu perusahaan. Alasan kenapa gw pake transparency adalah karena gw terinspirasi sama OS Windows 7, hampir semua serba transparent. Kali ini gw kasih contoh kasus edit salah satu template joomla 1.5, nama template nya adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriepasca.wordpress.com&amp;blog=4299558&amp;post=77&amp;subd=andriepasca&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lumayan dapat ilmu baru, tentang HTML and CSS. Trik ini gw temuin waktu lagi ngerjain proyek design website dari salah satu perusahaan. Alasan kenapa gw pake transparency adalah karena gw terinspirasi sama OS Windows 7, hampir semua serba transparent.</p>
<p>Kali ini gw kasih contoh kasus edit salah satu template joomla 1.5, nama template nya adalah <em>transparent-bliss</em> (buatan joomlabear). Sebenarnya template ini udah lumayan transparan, tapi kayaknya gw masih kurang sreg sama template ini. So, gw kurangin lagi deh opacity nya biar lebih transparan.</p>
<p>HTML code nya seperti ini <em>(default)</em>:</p>
<p><span id="more-77"></span></p>
<p>&lt;?php defined( &#8216;_JEXEC&#8217; ) or die( &#8216;Restricted access&#8217; ); ?&gt;<br />
&lt;?php echo &#8216;&lt;?xml version=&#8221;1.0&#8243; encoding=&#8221;utf-8&#8243;?&#8217;.'&gt;&#8217;; ?&gt;<br />
&lt;!DOCTYPE html PUBLIC &#8220;-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN&#8221;<br />
&#8220;http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd&#8221;&gt;<br />
&lt;html xmlns=&#8221;http://www.w3.org/1999/xhtml&#8221;<br />
xml:lang=&#8221;&lt;?php echo $this-&gt;language; ?&gt;&#8221;<br />
lang=&#8221;&lt;?php echo $this-&gt;language; ?&gt;&#8221; &gt;<br />
&lt;head&gt;<br />
&lt;jdoc:include type=&#8221;head&#8221; /&gt;<br />
&lt;link href=&#8221;&lt;?php echo $this-&gt;baseurl ?&gt;/templates/transparent_bliss_1.5/css/template.css&#8221; rel=&#8221;stylesheet&#8221; type=&#8221;text/css&#8221; /&gt;<br />
&lt;?php</p>
<p>if ($this-&gt;params-&gt;get(&#8216;showselector&#8217;) == &#8220;show&#8221;) {</p>
<p>echo &#8220;&lt;link href=\&#8221;".$this-&gt;baseurl.&#8221;/templates/transparent_bliss_1.5/css/img&#8221;.$this-&gt;params-&gt;get(&#8216;defaultimage&#8217;).&#8221;.css\&#8221; rel=\&#8221;stylesheet\&#8221; type=\&#8221;text/css\&#8221; /&gt; \n&#8221;;</p>
<p>foreach (range(1, 6) as $bgimage) {</p>
<p>if ($this-&gt;params-&gt;get(&#8216;defaultimage&#8217;) != $bgimage) {<br />
echo &#8220;&lt;link href=\&#8221;".$this-&gt;baseurl.&#8221;/templates/transparent_bliss_1.5/css/img&#8221;.$bgimage.&#8221;.css\&#8221; title=\&#8221;img&#8221;.$bgimage.&#8221;\&#8221; rel=\&#8221;alternate stylesheet\&#8221; type=\&#8221;text/css\&#8221; /&gt; \n&#8221;;<br />
}<br />
}<br />
include (&#8220;imageswapper.php&#8221;);</p>
<p>} else if ($this-&gt;params-&gt;get(&#8216;showselector&#8217;) == &#8220;random&#8221; || $this-&gt;params-&gt;get(&#8216;showselector&#8217;) == &#8220;modRand&#8221;) {</p>
<p>$randomImage  = &#8220;img&#8221;;<br />
$randomImage .= rand(1, 6);<br />
echo &#8220;&lt;link href=\&#8221;".$this-&gt;baseurl.&#8221;/templates/transparent_bliss_1.5/css/&#8221;.$randomImage.&#8221;.css\&#8221; rel=\&#8221;stylesheet\&#8221; type=\&#8221;text/css\&#8221; /&gt; \n&#8221;;</p>
<p>} else if ($this-&gt;params-&gt;get(&#8216;showselector&#8217;) == &#8220;hide&#8221; || $this-&gt;params-&gt;get(&#8216;showselector&#8217;) == &#8220;module&#8221;) {<br />
echo &#8220;&lt;link href=\&#8221;".$this-&gt;baseurl.&#8221;/templates/transparent_bliss_1.5/css/img&#8221;.$this-&gt;params-&gt;get(&#8216;defaultimage&#8217;).&#8221;.css\&#8221; rel=\&#8221;stylesheet\&#8221; type=\&#8221;text/css\&#8221; /&gt; \n&#8221;;<br />
}<br />
?&gt;<br />
&lt;!&#8211;[if IE 6]&gt;<br />
&lt;style type=&#8221;text/css&#8221;&gt;<br />
img, div, td { behavior: url(&lt;?php echo $this-&gt;<br />
baseurl ?&gt;/templates/transparent_bliss_1.5/js/iepngfix.htc); }<br />
&lt;/style&gt;<br />
&lt;link href=&#8221;&lt;?php echo $this-&gt;baseurl.&#8221;/templates/transparent_bliss_1.5/css/template-ie6.css&#8221;;?&gt;&#8221; rel=&#8221;stylesheet&#8221; type=&#8221;text/css&#8221; media=&#8221;all&#8221; /&gt;<br />
&lt;![endif]&#8211;&gt;<br />
&lt;body&gt;<br />
&lt;div id=&#8221;wrapper&#8221;&gt;<br />
&lt;div id=&#8221;headwrap&#8221;&gt;<br />
&lt;div id=&#8221;logo&#8221;&gt;&lt;/div&gt;<br />
&lt;div id=&#8221;topbannerad&#8221;&gt;&lt;jdoc:include type=&#8221;modules&#8221; name=&#8221;user5&#8243; style=&#8221;xhtml&#8221; /&gt;&lt;/div&gt;<br />
&lt;/div&gt;<br />
&lt;div id=&#8221;leftwrap&#8221;&gt;<br />
&lt;div&gt;&lt;img src=&#8221;&lt;?php echo $this-&gt;baseurl ?&gt;/templates/transparent_bliss_1.5/images/left-top.png&#8221; alt=&#8221;top-slice&#8221; width=&#8221;180&#8243; height=&#8221;10&#8243; border=&#8221;0&#8243; /&gt;&lt;/div&gt;<br />
&lt;div id=&#8221;left&#8221;&gt;</p>
<p>&lt;div id=&#8221;leftinner2&#8243;&gt;<br />
&lt;jdoc:include type=&#8221;modules&#8221; name=&#8221;left&#8221; style=&#8221;xhtml&#8221; /&gt;<br />
&lt;jdoc:include type=&#8221;modules&#8221; name=&#8221;user1&#8243; style=&#8221;xhtml&#8221; /&gt;<br />
&lt;/div&gt;<br />
&lt;/div&gt;<br />
&lt;div&gt;&lt;img src=&#8221;&lt;?php echo $this-&gt;baseurl ?&gt;/templates/transparent_bliss_1.5/images/left-bottom.png&#8221; alt=&#8221;" width=&#8221;180&#8243; height=&#8221;10&#8243; border=&#8221;0&#8243; /&gt;&lt;/div&gt;<br />
&lt;/div&gt;<br />
&lt;div  id=&#8221;right&#8221;&gt;<br />
&lt;div&gt;&lt;img src=&#8221;&lt;?php echo $this-&gt;baseurl ?&gt;/templates/transparent_bliss_1.5/images/right-top.png&#8221; border=&#8221;0&#8243; alt=&#8221;" width=&#8221;600&#8243; height=&#8221;10&#8243; border=&#8221;0&#8243; /&gt;&lt;/div&gt;<br />
&lt;div id=&#8221;rightinner&#8221;&gt;<br />
&lt;div id=&#8221;rightinner2&#8243;&gt;<br />
&lt;?php<br />
if ($this-&gt;params-&gt;get(&#8216;showselector&#8217;) == &#8220;module&#8221; || $this-&gt;params-&gt;get(&#8216;showselector&#8217;) == &#8220;modRand&#8221;) {<br />
?&gt;<br />
&lt;div id=&#8221;TopModule&#8221;&gt;<br />
&lt;jdoc:include type=&#8221;modules&#8221; name=&#8221;top&#8221; style=&#8221;xhtml&#8221; /&gt;<br />
&lt;/div&gt;<br />
&lt;?php<br />
} else if ($this-&gt;params-&gt;get(&#8216;showselector&#8217;) == &#8220;show&#8221;) {<br />
?&gt;<br />
&lt;center&gt;<br />
&lt;h1 style=&#8221;text-align: center;&#8221;&gt;Select background&lt;/h1&gt;<br />
&lt;br /&gt;<br />
&lt;?php</p>
<p>echo &#8220;&lt;a href=\&#8221;javascript:chooseStyle(&#8216;none&#8217;, 60)\&#8221; checked=\&#8221;checked\&#8221; /&gt;&lt;img src=\&#8221;".$this-&gt;baseurl.&#8221;/templates/transparent_bliss_1.5/background_images/thumb&#8221;.$this-&gt;params-&gt;get(&#8216;defaultimage&#8217;).&#8221;.jpg\&#8221; alt=\&#8221;background image &#8220;.$this-&gt;params-&gt;get(&#8216;defaultimage&#8217;).&#8221;\&#8221; border=\&#8221;0\&#8221; class=\&#8221;bgthumbs\&#8221; /&gt;&lt;/a&gt; \n&#8221;;</p>
<p>foreach (range(1, 6) as $bgimage) {</p>
<p>if ($this-&gt;params-&gt;get(&#8216;defaultimage&#8217;) != $bgimage) {<br />
echo &#8220;&lt;a href=\&#8221;javascript:chooseStyle(&#8216;img&#8221;.$bgimage.&#8221;&#8216;, 60)\&#8221; /&gt;&lt;img src=\&#8221;".$this-&gt;baseurl.&#8221;/templates/transparent_bliss_1.5/background_images/thumb&#8221;.$bgimage.&#8221;.jpg\&#8221; alt=\&#8221;background image &#8220;.$bgimage.&#8221;\&#8221; border=\&#8221;0\&#8221; class=\&#8221;bgthumbs\&#8221; /&gt;&lt;/a&gt; \n&#8221;;<br />
}<br />
}<br />
?&gt;<br />
&lt;/center&gt;<br />
&lt;?php }    ?&gt;</p>
<p>&lt;jdoc:include type=&#8221;component&#8221; /&gt;<br />
&lt;div id=&#8221;BottomModule&#8221;&gt;<br />
&lt;jdoc:include type=&#8221;modules&#8221; name=&#8221;user3&#8243; style=&#8221;xhtml&#8221; /&gt;<br />
&lt;/div&gt;<br />
&lt;/div&gt;<br />
&lt;/div&gt;<br />
&lt;div&gt;&lt;img src=&#8221;&lt;?php echo $this-&gt;baseurl ?&gt;/templates/transparent_bliss_1.5/images/right-bottom.png&#8221; alt=&#8221;" width=&#8221;600&#8243; height=&#8221;10&#8243; border=&#8221;0&#8243; /&gt;&lt;/div&gt;<br />
&lt;div id=&#8221;joomlabear&#8221;&gt;&lt;a href=&#8221;http://joomlabear.com/&#8221;&gt;&lt;img src=&#8221;&lt;?php echo $this-&gt;baseurl ?&gt;/templates/transparent_bliss_1.5/images/website-design-by-joomlabear.png&#8221; alt=&#8221;JoomlaBear &#8211; Website Design&#8221; width=&#8221;200&#8243; height=&#8221;50&#8243; border=&#8221;0&#8243;  /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;<br />
&lt;/div&gt;<br />
&lt;div id=&#8221;farrightwrap&#8221;&gt;<br />
&lt;div&gt;&lt;img src=&#8221;&lt;?php echo $this-&gt;baseurl ?&gt;/templates/transparent_bliss_1.5/images/left-top.png&#8221; alt=&#8221;" width=&#8221;180&#8243; height=&#8221;10&#8243; border=&#8221;0&#8243; /&gt;&lt;/div&gt;<br />
&lt;div id=&#8221;farright&#8221;&gt;</p>
<p>&lt;div id=&#8221;farrightinner2&#8243;&gt;<br />
&lt;jdoc:include type=&#8221;modules&#8221; name=&#8221;user4&#8243; style=&#8221;xhtml&#8221; /&gt;<br />
&lt;jdoc:include type=&#8221;modules&#8221; name=&#8221;right&#8221; style=&#8221;xhtml&#8221; /&gt;<br />
&lt;/div&gt;<br />
&lt;/div&gt;<br />
&lt;div&gt;&lt;img src=&#8221;&lt;?php echo $this-&gt;baseurl ?&gt;/templates/transparent_bliss_1.5/images/left-bottom.png&#8221; alt=&#8221;" width=&#8221;180&#8243; height=&#8221;10&#8243; border=&#8221;0&#8243; /&gt;&lt;/div&gt;<br />
&lt;/div&gt;<br />
&lt;/div&gt;<br />
&lt;/div&gt;<br />
&lt;/body&gt;<br />
&lt;/html&gt;</p>
<p>Oke, jadi untuk script html tersebut kita cari dulu bagian mana sih yang ingin kita tambah transparency nya, misal pada kolom kiri dan kanan. Nah, gimana caranya? gw tambahin deh script sebagai berikut:</p>
<p><strong>(ini untuk script html-nya)</strong></p>
<p>&lt;div style=&#8221;opacity: 0.9;&#8221;&gt; &#8230;&#8221;ini bagian yang akan di tambah tingkat transparansi nya&#8221;&#8230; &lt;/div&gt;</p>
<p><strong>(ini untuk script css-nya)</strong> tinggal di selipin aja di salah satu bagian, misal gw pengen set opacity inputbox jadi 0.4</p>
<p>.inputbox {<br />
&#8230;&#8230;&#8230;..<br />
filter: alpha(opacity=40);         &#8211;&gt; ini khusus buat IE 6<br />
opacity: 0.4;                                   &#8211;&gt; script standar CSS<br />
}</p>
<p>meskipun transparansi menjanjikan tampilan web yang lebih menarik, tapi tetap diingat bahwa jangan sampai isi content jadi tidak terbaca dengan baik oleh pengakses. wassalam.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andriepasca.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andriepasca.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andriepasca.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andriepasca.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andriepasca.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andriepasca.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andriepasca.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andriepasca.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andriepasca.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andriepasca.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andriepasca.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andriepasca.wordpress.com/77/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andriepasca.wordpress.com/77/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andriepasca.wordpress.com/77/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriepasca.wordpress.com&amp;blog=4299558&amp;post=77&amp;subd=andriepasca&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriepasca.wordpress.com/2009/11/17/mengatur-opacity-halaman-website-with-html-or-css/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec9b664cdddffead1abd1c20b962be53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andriepasca</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Memenuhi Hak Orang Lain</title>
		<link>http://andriepasca.wordpress.com/2009/06/20/pentingnya-memenuhi-hak-orang-lain/</link>
		<comments>http://andriepasca.wordpress.com/2009/06/20/pentingnya-memenuhi-hak-orang-lain/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Jun 2009 00:08:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andriepasca</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengalaman & Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriepasca.wordpress.com/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[wah udah lama banget nih nggak posting&#8230;. udah hampir sekitar 5 bulan nggak nulis&#8230; Padahal waktu 5 bulan itu, kalo dijadiin hari berarti 5 x 30 = 150 hari (halah, gak penting bgt sih&#8230;) Nah, mumpung ada inspirasi nih.. Posting ini kutulis tepat setelah saya pulang dari sholat subuh. Tapi sebelumnya saya pengen kembali sambil [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriepasca.wordpress.com&amp;blog=4299558&amp;post=73&amp;subd=andriepasca&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>wah udah lama banget nih nggak posting&#8230;. udah hampir sekitar 5 bulan nggak nulis&#8230;</p>
<p>Padahal waktu 5 bulan itu, kalo dijadiin hari berarti 5 x 30 = 150 hari (halah, gak penting bgt sih&#8230;)</p>
<p>Nah, mumpung ada inspirasi nih.. Posting ini kutulis tepat setelah saya pulang dari sholat subuh. Tapi sebelumnya saya pengen kembali sambil mengingat-ingat pelajaran IPS waktu sekolah dulu, masih ingat kan dengan statement tentang: Manusia Adalah Makhluk Sosial.</p>
<p>Hmm, bagus kalo masih ingat. Dan jangan lupa bahwa setiap manusia pun memiliki kewajiban2 yang harus dilaksanakan dan hak2 yang harus dipenuhi.. Dalam hubungan sosial pun secara tidak langsung membuat kita untuk belajar cara sinkronisasi kedua elemen tersebut yang ada pada setiap orang. Wah, langsung aja deh ke inti ceritanya&#8230;<span id="more-73"></span></p>
<p>Jadi begini, mungkin pernah atau sering kita temukan waktu shalat berjamaah entah itu Subuh, Dzuhur, Asar, Maghrib, atau Isya&#8217; ada yang sedang melaksanakan shalat sunnah 2 rakaat dan itu luamaaa bangeeeet&#8230;. dan mau gak mau jamaah lain harus nungguin sampai selesai, hehe betul nggak?? atau jangan2 ada yang kesindir nih, hehe&#8230;</p>
<p>Melaksanakan shalat sunnah 2 rakaat memang itu salah satu hak kita masing2, dan justru sangat baik untuk dilaksanakan karena shalat sunnah bisa melengkapi ketidaksempurnaan dari shalat wajib kita. Akan tetapi alangkah baiknya jika kita bisa menempatkan kebaikan tersebut pada situasi dan kondisi yang tepat. Kalau ingin melaksanakan shalat sunnah dengan bacaan surat yang panjang sebenarnya tidak ada yang berhak melarang, tetapi jika memang niat kita seperti itu, kita juga harus komitmen dengan niat kita. Caranya gimana, ya bisa datang awal sebelum adzan, jadi sebelum atau setelah adzan selesai bisa langsung shalat sunnah.</p>
<p>Alternatif kedua, kalau memang tidak bisa datang sebelum adzan atau mungkin baru datang setelah adzan, bisa shalat sunnah tapi jangan terlalu lama. Sebenarnya bisa disesuaikan dengan kondisi, kalau kira-kira jamaah sudah banyak yang datang ya kalau bisa dipercepat. Baca Al-Fatihah saja itupun sudah cukup kalau memang kita tidak ingin membuat jamaah lain menunggu terlalu lama.</p>
<p>Kita juga nggak tahu kan, mungkin saja salah satu atau beberapa jamaah yang ada di situ ada kepentingan yang lain yang harus diselesaikan setelah shalat berjamaah. Who knows??</p>
<p>Rasulullah Salallahu&#8217;alaihi Wa Salam pernah memberi contoh kepada kita, pernah pada suatu saat beliau menjadi imam shalat, ada seorang anak kecil yang menangis dan karena mendengar tangisan tersebut Rasulullah pun kemudian memperpendek surat yang beliau baca. Dan kemudian beliau ditanya mengenai hal tersebut dan dijawab oleh Rasulullah bahwa ternyata beliau tidak ingin membuat ibu dari anak tersebut gelisah karena tangisan anaknya sehingga dikhawatirkan shalat sang ibu tersebut menjadi tidak khusyuk. Luar biasa&#8230; Kewajiban dilaksanakan dengan tetap menghormati hak orang lain.</p>
<p>Sebenarnya kalo kita bisa mempelajari lagi tentang sikap bagaimana cara untuk memenuhi hak orang lain, maka insyaAlloh banyak banget lho manfaat yang kita dapatkan. Intinya kita tetap melaksanakan apa yang ingin kita lakukan untuk mencapai tujuan kita, tetapi jangan sampai ada orang lain yang tidak dipenuhi hak-haknya&#8230;</p>
<p>Namanya juga manusia biasa, nggak ada yang sempurna, pasti ada yang namanya ketidaksengajaan, kesalahan maupun ketidakpahaman, maka disitulah arti penting dari ukhuwah. Saling mengingatkan dan mengajak kepada kebenaran dan kesabaran bisa jadi merupakan salah satu amal untuk memenuhi hak saudara kita.</p>
<p>Wah akhirnya selesai juga, lumayan nih bisa nulis sekian baris setelah sekian lama vaccum dari dunia Blog. Mudah2an ada manfaatnya dan bisa kita jadikan bahan pemikiran bersama ya&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andriepasca.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andriepasca.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andriepasca.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andriepasca.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andriepasca.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andriepasca.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andriepasca.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andriepasca.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andriepasca.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andriepasca.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andriepasca.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andriepasca.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andriepasca.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andriepasca.wordpress.com/73/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriepasca.wordpress.com&amp;blog=4299558&amp;post=73&amp;subd=andriepasca&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriepasca.wordpress.com/2009/06/20/pentingnya-memenuhi-hak-orang-lain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec9b664cdddffead1abd1c20b962be53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andriepasca</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sebuah Renungan di Awal Tahun 2009</title>
		<link>http://andriepasca.wordpress.com/2009/01/01/sebuah-renungan-di-awal-tahun-2009/</link>
		<comments>http://andriepasca.wordpress.com/2009/01/01/sebuah-renungan-di-awal-tahun-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jan 2009 07:51:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andriepasca</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengalaman & Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriepasca.wordpress.com/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[assalamu&#8217;alaikum para pembaca yang setia&#8230; di artikel ini saya akan membawakan cerita, pemikiran dan renungan pribadi saya di awal tahun 2009 ini. tepatnya tanggal 1 agustus 2009, pukul 00.30 WIB dini hari, Saya terbangun setelah tertidur beberapa jam di laboratorium, mungkin karena kelelahan setelah mengikuti acara muhasabah di kampus. Saya sempatkan untuk melihat ke luar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriepasca.wordpress.com&amp;blog=4299558&amp;post=68&amp;subd=andriepasca&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum para pembaca yang setia&#8230;</p>
<p>di artikel ini saya akan membawakan cerita, pemikiran dan renungan pribadi saya di awal tahun 2009 ini.</p>
<p>tepatnya tanggal 1 agustus 2009, pukul 00.30 WIB dini hari,</p>
<p>Saya terbangun setelah tertidur beberapa jam di laboratorium, mungkin karena kelelahan setelah mengikuti acara muhasabah di kampus. Saya sempatkan untuk melihat ke luar lewat jendela kaca yang setengah terbuka, kembang api yang menghiasi langit Bandung diikuti dengan suara terompet, indah sekali suasananya.</p>
<p>Inilah langit Indonesia, mirip dengan langit Palestina kawan. Di sana pun juga banyak &#8220;kembang api&#8221; dan &#8220;petasan&#8221; , bukan sebagai hiasan melainkan sebagai penghancur dalam arti sebenarnya. &#8220;Suara terompet&#8221; pun di sana juga banyak kawan, sebagai sebuah tanda bahaya dan tanda panggilan bagi para pahlawan yang siap untuk mempertahankan agama, negara, dan keluarganya. Para pemudanya pun &#8220;begadang dan menyanyikan syair-syair kegembiraan&#8221; tetapi bukan untuk larut dalam indahnya malam tahun baru melainkan untuk senantiasa mengagungkan nama Alloh SWT.</p>
<p>Bayangkan kawan, betapa miripnya pemuda Indonesia dengan pemuda Palestina, yang membedakan hanyalah dua tanda petik pada apa yang mereka kerjakan. Kawan, tidakkah terlintas di pikiran kita bagaimana jika pemuda-pemuda pejuang itu melihat kawanmu saat menikmati malam tahun baru dengan pesta sampai larut malam, hura-hura, dll. Masih adakah rasa malu itu? <span id="more-68"></span>Semoga kita semua dijauhkan dari hal-hal yang tidak bermanfaat dan dari hal-hal yang merugikan.</p>
<p>Cukup mereka saja yang seperti itu, cukup mereka saja yang menjadi penglaris para penjual kembang api dan terompet di malam tahun baru, cukup mereka saja kawan&#8230;.</p>
<p>Semoga Alloh SWT senantiasa memudahkan kita untuk bisa mengambil hikmah dari segala bentuk pelajaran yang tersurat maupun yang tersirat, semoga kita semua diberikan hidayah oleh-Nya, dan semoga rakyat Palestina diberikan perlindungan, kekuatan, dan kesabaran baik di setiap bangun maupun tidurnya.</p>
<p>Selamat Berfikir, Belajar, Bermuhasabah, Bekerja, dan Berkarya di tahun baru ini.</p>
<p>wassalamu&#8217;alaikum&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andriepasca.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andriepasca.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andriepasca.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andriepasca.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andriepasca.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andriepasca.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andriepasca.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andriepasca.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andriepasca.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andriepasca.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andriepasca.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andriepasca.wordpress.com/68/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andriepasca.wordpress.com/68/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andriepasca.wordpress.com/68/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriepasca.wordpress.com&amp;blog=4299558&amp;post=68&amp;subd=andriepasca&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriepasca.wordpress.com/2009/01/01/sebuah-renungan-di-awal-tahun-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec9b664cdddffead1abd1c20b962be53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andriepasca</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar Dari Perjalanan</title>
		<link>http://andriepasca.wordpress.com/2008/12/28/belajar-dari-perjalanan/</link>
		<comments>http://andriepasca.wordpress.com/2008/12/28/belajar-dari-perjalanan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2008 02:10:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andriepasca</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengalaman & Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriepasca.wordpress.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Sama kayak judul di atas, gw pengen share about pelajaran n renungan buat kita semua yang gw dapet dari perjalanan sabtu pagi. Mungkin artikel ini lebih cocok buat para cowok, tapi jangan khawatir para cewek, kalian juga boleh baca kok. =p Kira-kira beberapa hari yang lalu gw maen ke kampus UPI, yeah tapi lebih tepatnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriepasca.wordpress.com&amp;blog=4299558&amp;post=63&amp;subd=andriepasca&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sama kayak judul di atas, gw pengen share about pelajaran n renungan buat kita semua yang gw dapet dari perjalanan sabtu pagi. Mungkin artikel ini lebih cocok buat para cowok, tapi jangan khawatir para cewek, kalian juga boleh baca kok. =p</p>
<p>Kira-kira beberapa hari yang lalu gw maen ke kampus UPI, yeah tapi lebih tepatnya ke daerah Geger Kalong.Well, seperti hari Sabtu yang sebelumnya, yang emang sengaja semua agenda gw kosongin (meskipun ada kuliah, hehe). Ongkos buat naik angkot udah disiapin dari kos, termasuk duit recehan yang kadang-kadang kita remehin value-nya tapi mungkin sangat dibutuhkan buat beberapa orang di luar sana. Beberapa jam kemudian, gw langsung berangkat. Oke deh gw kasih tau buat yang belom tau rutenya, sebagai berikut ini rutenya:</p>
<p><em>BuahBatu-Dayeuhkolot</em> (Ijo @2000) &#8211;&gt; <em>BuahBatu-Kalapa</em> (Biru @2500) &#8211;&gt; <em>Kalapa-Ledeng</em> (Ijo @4000)</p>
<p>Yup, silakan itung sendiri total ongkosnya berapa. Nah, pelajaran berharga yang pengen gw share sebenarnya itu pas gw naek angkot yang ketiga.. angkot jurusan mana itu? tepat, jurusan Kalapa-Ledeng&#8230;</p>
<p><span id="more-63"></span>Emang pelajaran kek gmana tuh?</p>
<p>Tenang, gw gak bakal ngasih pelajaran seperti Kalkulus, Fisika, dll tapi yang pengen gw share adalah tentang kecantikan wanita, hey tapi jangan mikir macem2 dulu.</p>
<p>Gw naek angkot ketiga dengan 5 wanita muda, 1 wanita tua, dan 1 sopir yang tentunya laki-laki. Dari 5 wanita muda itu gw ambil 1 sample, yah kira2 yang dandanannya paling mencolok-lah meskipun hampir semuanya begitu, &#8220;yeah kamu pasti tau lah Bandung itu seperti apa, hehe&#8221;.</p>
<p>Setelah gw ambil sample (sebut aja WM=Wanita Muda) terus gw compare sama si WT (Wanita Tua). Sambil gw liatin 2 objek penelitian tsb, di pikiran gw muncul comparison antara before and after. Gw liatin si WM yang dari tadi maenin rambutnya dengan parfumnya yang bikin gw tutup idung, hehe. Setelah itu gw liat ke arah WT yang terlihat sangat berbeda, baik dari fashion sampe tingkahnya, beda banget 180 derajat&#8230;.</p>
<p>Gw mikir, si WT yang udah tua dan udah gak sempet lagi pake pakaian yang gaul, yang ga sempet lagi pake parfum wangi itu mungkin waktu masih mudanya kayak si WM yang masih cantik dan wangi (tapi cantik dan wanginya masih kalah cantik dari istri gw kelak, hehe), ga beda jauh&#8230; Jadi, seolah-olah waktu itu gue seperti pake &#8220;time machine&#8221; bisa ngeliat <em>the past</em> and <em>the future,</em> Subhanallah.</p>
<p>Apa ini sesuatu yang  dimiliki wanita yang diidam-idamkan dari wanita oleh kebanyakan laki-laki di luar sana, yang dinamakan <strong>kecantikan</strong>? Yang bisa termakan oleh usia dan waktu?</p>
<p>Gw sih juga gak bisa benerin atau nyalahin persepsi kebanyakan orang, kalo nyari cewe itu pokoknya kriteria pertama harus yang cantik. Ya, tapi kita juga gak bisa munafik sama diri kita sendiri sebagai cowok. Mungkin lebih baik kalo perspsi sedikit diubah jadi tidak harus cantik, tapi menarik.. hehe..</p>
<p>Daripada cantik tapi super manja? cantik tapi suka boros? (eh, maaf ya kalo ada yang tersinggung, cuma buat contoh kok) mendingan bisa dapet yang tipe bidadari: agamanya baik, sopan, cerdas, setia, hormat, pinter masak, hemat, sayang suami plus anak-anak, dan menyejukkan pandangan (wah, banyak banget ya syaratnya??)</p>
<p>Oke, semoga artikel ini bisa bermanfaat buat kita dan kita semua selalu bisa belajar dari kehidupan yang udah bertahun-tahun dijalani ini.</p>
<p>Selamat Tahun Baru 2009!!</p>
<p>wassalamu&#8217;alaikum&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andriepasca.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andriepasca.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andriepasca.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andriepasca.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andriepasca.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andriepasca.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andriepasca.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andriepasca.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andriepasca.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andriepasca.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andriepasca.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andriepasca.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andriepasca.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andriepasca.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriepasca.wordpress.com&amp;blog=4299558&amp;post=63&amp;subd=andriepasca&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriepasca.wordpress.com/2008/12/28/belajar-dari-perjalanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec9b664cdddffead1abd1c20b962be53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andriepasca</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemuda Naik Gunung</title>
		<link>http://andriepasca.wordpress.com/2008/11/23/pemuda-naik-gunung/</link>
		<comments>http://andriepasca.wordpress.com/2008/11/23/pemuda-naik-gunung/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2008 17:09:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andriepasca</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengalaman & Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriepasca.wordpress.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[Pada suatu masa ada seorang pemuda yang ingin mendaki sampai ke puncak sebuah gunung. Segala sesuatu telah ia persiapkan dari rumah, mulai dari bekal, sampai peralatan2 yang diperlukan. Sebelum memulai pendakiannya, pemuda itu bertemu dengan seorang kakek (tampaknya si kakek mengenal betul kawasan di sekitar gunung tersebut). Lalu pemuda itupun bertanya, &#8220;Kek, kalo mau ke [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriepasca.wordpress.com&amp;blog=4299558&amp;post=55&amp;subd=andriepasca&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada suatu masa ada seorang pemuda yang ingin mendaki sampai ke puncak sebuah gunung.<br />
Segala sesuatu telah ia persiapkan dari rumah, mulai dari bekal, sampai peralatan2 yang diperlukan.</p>
<p>Sebelum memulai pendakiannya, pemuda itu bertemu dengan seorang kakek (tampaknya si kakek mengenal betul kawasan di sekitar gunung tersebut).</p>
<p>Lalu pemuda itupun bertanya, &#8220;Kek, kalo mau ke puncak gunung lewat jalan mana ya kek?&#8221;<br />
Si kakek berkata, &#8220;Hai anak muda, ada 3 jalan untuk menuju ke sana. Jalan yang kanan, tengah, dan kiri.&#8221;</p>
<p>&#8220;Kalau yang kanan jalannya seperti apa kek?&#8221; kata pemuda itu.<br />
&#8220;Jalan yang kanan terdapat banyak kerikil-kerikil tajam&#8221;</p>
<p><span id="more-55"></span>Lalu tanpa panjang lebar, si pemuda segera berjalan ke jalan yang kanan. Tetapi setelah kira-kira 20% perjalanan, dia menemukan jalan yang curam sehingga dia memutuskan untuk kembali pulang.<br />
Tetapi di perjalanan pulang, dia bertemu kakek itu lagi.</p>
<p>&#8220;Kek, apa ada jalan lain yang termudah untuk ke sana?&#8221;<br />
Si kakek berkata, &#8220;Hai anak muda, ada 3 jalan untuk menuju ke sana. Jalan yang kanan, tengah, dan kiri.&#8221;</p>
<p>Pemuda bertanya, &#8220;Jalan yang kiri seperti apa kek?&#8221;<br />
&#8220;Jalan yang kiri terdapat banyak sekali semak belukar dan putri malu,&#8221; kata kakek itu.</p>
<p>Karena pemuda itu membawa parang, dia merasa mampu untuk menebas semak belukar yang ada di depannya, begitu pikirnya.<br />
Tanpa basa-basi, si pemuda itu langsung berjalan menuju jalan kiri.</p>
<p>Setelah 40% perjalanan, dia melihat ada banyak semak yang tampaknya keras untuk ditebang karena saking lamanya tidak dijamah sedikitpun.<br />
Lalu ia memutuskan untuk kembali lagi, dan lagi-lagi pemuda itu bertemu dengan Si Kakek itu lagi</p>
<p>Pemuda itu bertanya, &#8220;Kek, apakah tidak ada jalan lain yang mudah untuk menuju ke puncak gunung itu?&#8221;</p>
<p>Dan, tahukah anda apa jawaban kakek itu&#8230;.</p>
<p>sambil berteriak dia berkata&#8230;<br />
&#8220;HAI ANAK MUDA, SAMA SEKALI TIDAK ADA JALAN YANG MUDAH UNTUK MENCAPAI PUNCAK GUNUNG ITU, TIDAK ADA !!!&#8221;</p>
<p>cerita ini menginspirasikan kita bahwa tidak ada cara yang mudah dan nyaman untuk mencapai puncak keberhasilan&#8230;<br />
kita punya cita-cita, target, visi dan misi dalam kehidupan dan aktifitas kita&#8230;.</p>
<p>tetapi&#8230;<br />
apakah kita punya kekuatan dan keberanian untuk mencapainya???<br />
kiranya, hanya diri kita dan Allah SWT Yang Maha Kuasa yang tahu&#8230;</p>
<p>jangan mudah menyerah hanya karena kegagalan yang kita alami, tetapi yakinlah bahwa kita adalah orang-orang yang kuat dan berani menuju puncak kesuksesan&#8230;</p>
<p>-diambil dari: kuliah MOSI (Pemodelan dan Simulasi) Teknik Industri</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andriepasca.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andriepasca.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andriepasca.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andriepasca.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andriepasca.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andriepasca.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andriepasca.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andriepasca.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andriepasca.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andriepasca.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andriepasca.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andriepasca.wordpress.com/55/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andriepasca.wordpress.com/55/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andriepasca.wordpress.com/55/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriepasca.wordpress.com&amp;blog=4299558&amp;post=55&amp;subd=andriepasca&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriepasca.wordpress.com/2008/11/23/pemuda-naik-gunung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec9b664cdddffead1abd1c20b962be53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andriepasca</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rekor Tertawa</title>
		<link>http://andriepasca.wordpress.com/2008/11/21/rekor-tertawa/</link>
		<comments>http://andriepasca.wordpress.com/2008/11/21/rekor-tertawa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 09:52:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andriepasca</dc:creator>
				<category><![CDATA[Humor]]></category>
		<category><![CDATA[Pengalaman & Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriepasca.wordpress.com/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Kemaren sore tepatnya di Lab Gartek, yah itung-itung istirahat habis jaga praktikum sambil upload-in software terbaru ke server IE-File. Tiba-tiba si ditya alias DTY plus temen-temenya dateng ke lab mau asistensi praktikum SIMBI (Simulasi Bisnis), oh ternyata karena Lab Simbi lagi penuh, makannya ke Lab Gartek. Insting laba-laba ku merasakan ada sesuatu yang mencurigakan dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriepasca.wordpress.com&amp;blog=4299558&amp;post=49&amp;subd=andriepasca&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemaren sore tepatnya di Lab Gartek, yah itung-itung istirahat habis jaga praktikum sambil upload-in software terbaru ke server IE-File. Tiba-tiba si ditya alias DTY plus temen-temenya dateng ke lab mau asistensi praktikum SIMBI (Simulasi Bisnis), oh ternyata karena Lab Simbi lagi penuh, makannya ke Lab Gartek.</p>
<p>Insting laba-laba ku merasakan ada sesuatu yang mencurigakan dari gerak-gerik mereka, hehe tapi aku gak nyadar sih. Nah, pas mas Finda lagi nunjukin CD game buat di-upload ke server. Langsung deh kejadian dimulai&#8230;</p>
<p><span id="more-49"></span>Cewek-cewek itu pada ketawa sendiri (baca: nahan ketawa), lha otomatis aku ngerasa penasaran dong sebenarnya ada apa sih&#8230; Pas aku liatin ke tempat sendal, tak diduga ada sesuatu yang dalam bahasa biologi disebut dengan <em>feces </em>(yeah, kotoran maksudnya). Dan orang yang paling kelihatan bingung adalah mas Finda, soale benda tersebut nempel di atas sandalnya, wkwkwk&#8230;.</p>
<p>Tapi aneh juga, biasanya yang sering masuk ke Lab ya paling mahasiswa, dosen, dan tamu lain yaitu kucing. Kalo dipikir bisa aja ada kucing yang buang air di situ <em>maybe, it&#8217;s possible.</em> Tapi aneh juga, masa sih kotoran kucing segedhe kotoran orang?? Tapi gak mungkin juga dong masa ada mahasiswa yang sengaja buang air di dalem Lab, di atas sandal lagi..</p>
<p>Langsung dengan seketika, yang punya sandal bertindak buat nyingkirin itu <em>feces.</em> Pas udah di luar Lab, lah si ditya kok malah megang itu &#8220;benda ajaib&#8221;. Langsung aku ketawa, eh ternyata itu cuma bo&#8217;ongan alias mainan yang dibeli di kaskus. Haha&#8230; Ternyata secara gak sengaja aku udah ketawa kurang lebih 10 menit, meskipun gak terbahak-bahak.</p>
<p>Huh dasar iseng. Tapi trik yang bagus dan akhirnya aku bisa memecahkan rekor tertawa. Wkwkwkwk&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andriepasca.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andriepasca.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andriepasca.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andriepasca.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andriepasca.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andriepasca.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andriepasca.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andriepasca.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andriepasca.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andriepasca.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andriepasca.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andriepasca.wordpress.com/49/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andriepasca.wordpress.com/49/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andriepasca.wordpress.com/49/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriepasca.wordpress.com&amp;blog=4299558&amp;post=49&amp;subd=andriepasca&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriepasca.wordpress.com/2008/11/21/rekor-tertawa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec9b664cdddffead1abd1c20b962be53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andriepasca</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Di Balik Kegagalan Ada Hikmah&#8230;</title>
		<link>http://andriepasca.wordpress.com/2008/11/20/di-balik-kegagalan-ada-hikmah/</link>
		<comments>http://andriepasca.wordpress.com/2008/11/20/di-balik-kegagalan-ada-hikmah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 13:16:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andriepasca</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengalaman & Cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriepasca.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Ada sedikit cerita dari pengalaman waktu aku ditawarin jadi CEO membernya ASUS Indonesia. Eh tapi disini maksudnya CEO tuh bukan pimpinan yang di perusahaan itu lho (Chief Executive Organization), tapi yang ini kepanjangannya College Excecutive Organization (kalo gak salah sih, hehe&#8230;). Waktu malam hari (entah jam berapa ya? aku lupa..) ada temen ngasih informasi kalo [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriepasca.wordpress.com&amp;blog=4299558&amp;post=20&amp;subd=andriepasca&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada sedikit cerita dari pengalaman waktu aku ditawarin jadi CEO membernya ASUS Indonesia. Eh tapi disini  maksudnya CEO tuh bukan pimpinan yang di perusahaan itu lho (Chief Executive Organization), tapi yang ini kepanjangannya College Excecutive Organization (kalo gak salah sih, hehe&#8230;).</p>
<p>Waktu malam hari (entah jam berapa ya? aku lupa..) ada temen ngasih informasi kalo ASUS ngadain rekruitasi buat jadi CEO-nya. Yah, namanya juga trik marketing, jadi langsung aja yang ada di pikiranku saat itu ya &#8220;CEO=Pimpinan/Direksi&#8221; haha&#8230; emang pinter ya orang sekarang kalo bikin iklan.</p>
<p>Pas terima SMS kebetulan pas lagi di Lab (yach, maklum pas gak ada jadwal praktikumnya bocah-bocah 2008). Disana pas ada si Ichsan, Octa, Ninies, Dini, mas Denny, dan mas Finda. Spontan aku langsung kasih tau ke yang laen buat minta support biar jadi CEOnya ASUS Indonesia (hehe.. pamer dikit sih, <em>&#8220;jangan ditiru ya&#8221;</em>). Kata SMSnya disuruh daftar ke Gedung Rektorat kalo mau ikut seleksinya.</p>
<p><span id="more-20"></span>Beberapa hari kemudian, meskipun hujan, dengan langkah bersemangat, dihiasi dengan angan-angan indah yang masih dalam imaginasi dunia maya (halah.. bahasanya mas-mas) aku langsung menuju ruang CDC (Carrier Development Center) gedung D. &#8220;Eh, lha ini kok form pendaftarannya udah penuh, 450 nomer udah keisi semua, wah gak jadi direktur nih&#8221;, dalam hati aku ngomong kayak gitu kalo ndak salah. Tanpa pikir panjang aku pake akal bulus, hehe&#8230; langsung aku tulis namaku di nomer 451, meskipun itu udah di luar tabel (bahasa jawanya: <em>over quota</em>).</p>
<p>Nah, waktu rekruitasi. Rasanya imaginasi itu perlahan berubah, rasanya kursi direktur yang biasanya empuk dan ergonomis kok tiba-tiba jadi kursi panas, pak direktur yang harusnya sejuk di ruangan ber AC-nya tiba-tiba kok jadi <em>sumuk</em> (indonesia: gerah). Lha gimana lagi, lha wong soalnya susah, ah yo wis pasrah aja kan udah usaha (hehe, tul nggak?).</p>
<p>Tapi ya emang bener sih nggak jadi keterima jadi CEO member&#8230;</p>
<p>Yach ternyata di balik kegagalan itu tadi ada segi positif yang bisa diambil. Untung saja ada orang lain yang lebih berhak untuk bergabung jadi CEO member, jadi sekarang aku bisa fokus kembali ke kuliah, Lab dan kegiatan yang lain, hehe&#8230;</p>
<p>senyum donk.. ^_^</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andriepasca.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andriepasca.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andriepasca.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andriepasca.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andriepasca.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andriepasca.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andriepasca.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andriepasca.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andriepasca.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andriepasca.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andriepasca.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andriepasca.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andriepasca.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andriepasca.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriepasca.wordpress.com&amp;blog=4299558&amp;post=20&amp;subd=andriepasca&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriepasca.wordpress.com/2008/11/20/di-balik-kegagalan-ada-hikmah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec9b664cdddffead1abd1c20b962be53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andriepasca</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
